Mewariskan Integritas
Studi Komparatif Kejadian 27 dan Sila Kelima Pancasila dalam Membangun Budaya Antikorupsi
Keywords:
Budaya kejujuran, Kejadian 27 (Alkitab), Sila ke-5 Pancasila, keadilan sosial, iman Kristen, pemberantasan korupsi, etika publik, peran agamaAbstract
Korupsi merupakan permasalahan struktural yang menghambat kemajuan bangsa serta merusak tatanan keadilan sosial. Dalam konteks Indonesia yang multikultural dan religius, pewarisan nilai-nilai spiritual memiliki peranan penting dalam membentuk karakter dan etika publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan nilai-nilai moral dalam narasi Kejadian 27 kisah penipuan Yakub terhadap Esau dengan prinsip keadilan sosial dalam Sila Kelima Pancasila, untuk menyoroti kontribusi iman Kristen dalam upaya pemberantasan korupsi. Dengan menggunakan pendekatan komparatif melalui studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa Kejadian 27 mengandung pesan moral mengenai konsekuensi manipulasi, ketidakjujuran, dan rusaknya relasi, sementara Sila Kelima menegaskan pentingnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai landasan etika berbangsa. Hasil analisis komparatif menunjukkan adanya titik temu antara keduanya, yakni penekanan pada integritas, tanggung jawab moral, dan komitmen terhadap kebenaran sebagai dasar kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, integritas pribadi menjadi landasan utama bagi umat Kristen dalam membangun budaya anti-korupsi serta berperan aktif mewujudkan masyarakat yang adil, jujur, dan bebas dari korupsi.
References
Barlatier, Jeff. “Laban: The Mirror of Jacob’s Soul.” Medium, June 23, 2025. https://medium.com/@jeffreybarlatier/laban-the-mirror-of-jacobs-soul-fe51518affd8
“Blessing: Not a Zero-Sum Game | Reform Judaism.” Accessed November 29, 2025. https://reformjudaism.org/learning/torah-study/torah-commentary/blessing-not-zero-sum-game.
Bua, Piter Randan, David Samiyono, and Tony Christian Tampake. “Misi Gereja Dalam Mewujudkan Keadilan Sosial: Sebuah Perspektif Dari Sila Kelima Pancasila.” KURIOS 5, no. 2 (November 2019): 109–24. https://doi.org/10.30995/kur.v5i2.97.
Elia, Natanael Budiman. “Mengkonstruksi Etika Kristiani tentang Korupsi dan Sikap Anti-Korupsi melalui Lensa Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja 7, no. 2 (November 2023): 104–18. https://doi.org/10.37368/ja.v7i2.517.
Fernanda, Sultan Zora, dan Idul Rishan. “Dampak Revisi Undang-Undang KPK terhadap Independensi dan Efektivitas KPK dalam Pemberantasan Korupsi.” Jurnal Integritas 10, no. 1 (2024): 1–18.
Firdausi, Firman, and M.N Romi A.S. “Implementasi Kebijakan Pemerintah tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Lembaga Pemerintahan Daerah (Studi di Pemerintah Kabupaten Probolinggo).” REFORMASI 9, no. 1 (June 2019): 66. https://doi.org/10.33366/rfr.v9i1.1324.
“Genesis 25:26 Meaning and Commentary - Bible Repository.” Accessed November 29, 2025. https://biblerepository.com/genesis-2526/.
“Genesis 27:1-28:5 | United Church of God.” Accessed November 29, 2025. https://www.ucg.org/learn/bible-study-tools/bible-commentary/beyond-today-bible-commentary-genesis/genesis-271-285.
Herawati, Yunie. “Konsep Keadilan Sosial Dalam Bingkai Sila Kelima Pancasila (The Concept Of Social Justice Within The Fifth Principle Framework Of Pancasila).” Paradigma: Jurnal Masalah Sosial, Politik, Dan Kebijakan 18, no. 1 (2014). https://doi.org/10.31315/paradigma.v18i1.2405.
Lembong, Theresia Yashinta Tiara, and Ferry S. Lumintang. “Hak Kesulungan: Kajian Historis Kejadian 25:19–34 dan Maknanya bagi GMIM Jemaat Golgota Bukit Ranomuut.” Educatio Christi 4, no. 1 (November 2024): 16–32. https://doi.org/10.70796/educatio-christi.v4i1.84.
Maulidi, Ach, Muhammad Wisnu Girindratama, Bonnie Soeherman, dan Fidelis Arastyo Andono. "Organizational Culture, Power Distance and Corruption: The Mediating Role of Religiosity." The Indonesian Accounting Review 14, no. 2 (2025): 203–221. https://doi.org/10.14414/tiar.v14i2.4795
Olipian Resky Pernando, Ilma Amelia, Naiya Aulia Putri, Nahda Ananda Putri, Anis Karlina, and Ilham Hudi. “Penerapan Nilai Nilai Etika dan Pancasila Untuk Mewujudkan Kehidupan Anti Korupsi di Kalangan Generasi Z.” Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia 1, no. 4 (December 2024): 58–66. https://doi.org/10.61132/jupenkei.v1i4.78.
Padakari, Seprianus L., dan Rezeki Putra Gulo. “Teologi dan Keadilan Sosial: Peran Gereja dalam Merespons Ketimpangan Global.” Tumou Tou 12, no. 1 (2025): 41–52. https://doi.org/10.51667/tt.v12i1.1973
Parinussa, Stevanus dan Yusuf Slamet Handoko. "Pembinaan Karakter Kristen Bagi Warga Gereja Dewasa," DOREA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (2024): 51–64.
Parinussa, Stevanus dan Yusuf Slamet Handoko. "Teologi Kontekstual dalam Era Polarisasi Politik dan Krisis Demokrasi." DOREA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (2025): 73–85.
Saragih, Yasmirah Mandasari. “Problematika Gratifikasi dalam Sistem Pembuktian Tindak Pidana Korupsi (Analisis Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi).” Jurnal Hukum Responsif 5, no. 5 (2017): 76–86
Soenaryo. "Pancasila dan Prinsip-Prinsip Keadilan." Respons: Jurnal Etika Sosial 18, no. 1 (2013): 25–57. https://doi.org/10.25170/respons.v18i01.745
Sunariyanti, Sapto. "Penerapan Etika Kristen dalam Pendidikan Anti Korupsi di Keluarga." SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi 7, no. 1 (2018): 107–120. https://doi.org/10.46495/sdjt.v7i1.46
Transparency.Org. “2024 Corruption Perceptions Index: Explore the Results.” January 30, 2024. https://www.transparency.org/en/cpi/2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 DOREA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

